Polda Jatim Ringkus Komplotan Spesialis Pecah Kaca Mobil

Surabaya (beritajatim. com) – Timsus Subdit Jatanras, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, meringkus 3 konsorsium pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di kaum wilayah di Jawa Timur. Diantaranya, Probolinggo, Lumajang, Keras kepala, Ngawi, Bojonegoro, Pasuruan serta Sampang.

Ke-3 tersangka yang berhasil diringkus yakni, ASB (31) masyarakat Dusun Krajan RT 03/ RW 01, Desa Resongo, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo, NM (19) dan A (35) yang sama-sama awak Dusun Menyono, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo.

Modus saksama yang dilakukan oleh sindikat curat ini, mereka melaksanakan dengan cara memecah kaca mobil yang sudah diincar. Mereka juga telah merancang busi kendaraan bermotor untuk pecah kaca, sedangkan tersangka lain bertugas mengawasi bentuk sekitar.

Kronologinya, pada Senin 23 November 2020, sekira jam 15. 30 WIB, ada petunjuk dari korban ke Polres Probolinggo. Ia menyebutkan, zaman baru keluar dari Bank, korban berniat pulang ke rumah, namun di tengah perjalanan ia mampir ke supermarket terlebih dulu.

Setelah itu, pelapor (korban) masuk ke di dalam minimarket, tak berselang periode alarm mobil bunyi tetapi oleh korban tak dihiraukan. Usai keluar dari belanja, korban mendapati bahwa tas miliknya hilang. Atas kejadian itu korban mengalami kerugian Rp 5 juta.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Penuh Gatot Repli Handoko, tiga dari sembilan tersangka dengan sudah diringkus, mereka telah melakukan di 15 TKP (Tempat Kejadian Perkara). Pertama di Probolinggo 4 TKP, Bondowoso 1 TKP, Ngawi 1 TKP, Bojonegoro satu TKP, Batu 1 TKP, Lumajang 4 TKP, Pasuruan 2 TKP dan Sampang 1 TKP.

“Tiga tersangka yang berhasil diringkus ini mereka adalah warga Probolinggo, dari penangkapan ke-3 tersangka, polisi berhasil mengamankan STNK motor serta tujuh (tujuh) motor serta Handphone, ” jelas Kabid Humas Polda Jatim, Selasa (27/4/2021).

Sementara itu Kombes Pol Totok Suharyanto, Dirreskrimum Polda Jatim membuktikan, dari total 15 TKP kerugian korban mencapai Rp 1 miliar. “Kejadian kriminalitas seperti curat kerap kala meningkat menjelang lebaran. Rata-rata para tersangka mengincar uang korban, ” ucap Kombes Pol Totok Suharyanto.

Dari pengungkapan dengan sudah dilakukan, tersangka lazimnya menunggu korban di parkiran, baik mall maupun parkiran minimarket. Saat korban teledor, tersangka baru menjalankan aksinya dan mengambil barang berharga milik korban yang ada dalam mobil.

“Tempat kejadian yang menyesatkan banyak yakni di daerah Lumajang, sedangkan untuk perkakas para tersangka ini mereka menggunakan motor, ” lanjut dia sembari menyebut bahwa ketiga tersangka yang jadi diringkus dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman azab penjara 7 (tujuh) tarikh penjara. [uci/suf]